5

Cerita Tentang Citra Indah, Doa dan KPR Pertama

Alhamdulillah Allah memang maha baik, maha pemberi dan maha segala-galanya. Setelah awal tahun 2014 kemarin saya hanya bisa berdoa dan bermimpi mempunyai rumah sendiri target dalam waktu dua tahun, Alhamdulillah mulai pertengahan tahun 2014 kemarin tanda-tanda akan doa-doa saya itu akan terkabul semakin terlihat.

Di mulai dari teman yang memberitahukan informasi tentang perumahan Citra Indah dan promo DP yang sedang ditawarkan pihak developer dan bank rekanan, saya bersama seorang teman akhirnya menyempatkan diri untuk survey lokasi.

Mau tahu kesan pertama saya ketika melakukan perjalanan ke Citra Indah dari Jakarta ?   Jaaauuuhhhhh 😀 .  Perumahan Citra Indah berada sekitar  60 KM dari Jakarta,  terletak di kecamatan Jongol dan masih termasuk kedalam wilayah Kabupaten Bogor, Jawa barat (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Jonggol,_Bogor).

Setibanya di sana kita diajak marketingnya untuk berkeliling-keliling di lingkungan perumahan yang sangat luas dan terdiri dari banyak cluster, mulai dari cluster sederhana sampai real estate. Karena niat awal untuk punya rumah ini selain sebagai motivasi pribadi juga sebagai cara lain bagi saya untuk tidak boros. Karena mau tidak mau setiap bulan sebagian uang kita harus kita sisihkan untuk membayar cicilan KPR, dan bagi saya ini merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menyimpan uang mengingat setiap tahun bahkan bulan harga properti pun selalu naik.

Pada saat itu pihak developer menawarkan promo DP 5% atau 10% dan bebas biaya KPR. Menghitung-hitung yang sesuai dengan budget saya, saya akhirnya tertarik dengan salah satu rumah di cluster cattelya tipe 36/108. Awalnya saya ragu dan bimbang, apakah saya harus ambil rumah itu atau tidak. Namun setelah berdiskusi dengan kaka dan orang tua, juga berdoa memohon petunjuk, akhirnya saya menyetujui untuk mengambil rumah tersebut.

Singkat cerita saya mulai mengurus segala dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus pengajuan KPR ke bank. Pada saat itu saya mengajukan KPR pada dua bank, BNI dan BRI. Alhamdulillah selang beberapa minggu kemudian, kedua bank tersebut akhirnya menyetujui permohonan KPR saya. Saya akhirnya memilih KPR dengan menggunakan bank BNI karena suku bunganya lebih rendah dan juga dengan kemampuan kredit saya masih dibolehkan untuk mengajukan lama KPR selama 12 tahun. Berbeda dengan BRI yang membolehkan saya hanya untuk lama KPR 20 tahun.

Akhirnya tepat di bulan puasa pada tanggal 8 juli 2014, alhamdulillah.. saya akhirnya selesai melakukan akad kredit perumahan pertama saya. Hal yang tidak saya sangka sebelumnya, ternyata Allah mengabulkan doa-doa saya jauh lebih cepat dan kilat dari yang saya bayangkan. Ya walaupun letak rumahnya cukup jauh dari Jakarta tempat saya bekerja tapi semoga keputusan untuk mengambil rumah ini bisa menjadikan saya lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. Selain itu, keputusan itu secara tidak langsung akan membuat saya jauh lebih semangat dalam bekerja dan mencari rezeki, karena ada sebuah petuah yang mengatakan, “Jika kamu mulai merasa malas bekerja, maka ingatlah akan cicilan” 😀



Rekomendasikan Artikel Ini ?

Gungun Septian

Bukan Ustad, bukan Politisi, bukan Artis. Cuma Programmer yang hobi nulis.

5 Comments

    • Salam kenal juga mas. Kebetulan sampai saat ini belum ditempatin mas. Jadi masih kosong di sana hehe

    • Wiih.. salam kenal ya gan.. sekarang sudah tinggal di sana gan?

  1. Terima kasih info tentang ini sangat bermanfaat.
    DP murah, KPR mudah, atau Rumah murah, asri, dan bersih memang lebih banyak diminati oleh calon pembeli rumah.
    Semoga website ini terus menyajikan info yang menarik dan bermanfaat bagi pengunjung dan pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *