0

Dieng Plateau – Pesona Indahnya Menjelajahi Bumi Kahyangan Dieng

Beberapa minggu kemarin, saya bersama tiga belas orang teman lainnya akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi dataran tinggi Dieng. Sudah cukup lama sebenarnya kami merencanakan untuk melakukan traveling untuk rehat sejenak dari berbagai rutinitas sehari-hari. Kata “Dieng” tiba-tiba muncul dalam benak kami. Kami memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata dieng.

Akhirnya kita memilih untuk menggunakan paket jasa tour travel selama di sana, baik dari penginapan, makanan dan mobil yang akan digunakan untuk mengunjungi berbagai tempat wisata di sana. Jumat sore, kami menuju terminal bus “Pahala” di daerah grogol, Jakarta menuju terminal Wonosobo. Kita juga bisa menggunakan kereta dan berhenti di stasiun Kutoarjo, namun jaraknya menuju Dieng masih sangat jauh. Sekitar 3 jam tanpa macet seperti Jakarta :D.

Bagi yang masih asing dengan nama Dieng, Dieng merupakan sebuah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. (Wikipedia)

Karena letaknya yang berada di ketinggian kurang lebih 2000m  DPL , Dieng disebut-sebut sebagai dataran tinggi berpenghuni Tertinggi kedua setelah Tibet. jadi pantas jika Dieng dijuluki  atapnya pulau Jawa.  Suhu Dieng yang berkisar antara 10 – 15 derajat celcius membuat kami harus menyiapkan jaket super tebal, sapu tangan, kaos kaki untuk mengantisipasi dinginnya suhu di sana.

Mas Widodo, tour guide kami selama di Dieng malah berkata bahwa suhu Dieng paling ekstrim akan terjadi pada bulan juni sampai agustus, suhu udara pada bulan-bulan itu bisa mencapai 0 derajat celcius. Saking dinginnya, bahkan bisa membekukan embun di pagi hari.. Wooowww..!!

Wisata dieng

Makanan Khas Dieng
Selama di sana, kami berkesempatan untuk menikmati beberapa kuliner khas Dieng. Satu kuliner yang patut di coba ketika berkunjung ke Dieng adalah Mie Ongklok.   Ada juga minuman yang menurut kami namanya sedikit nyeleneh “Purwaceng”  apalagi dengan khasiatnya yang katanya menambah stamina dan vitalitas pria agar makin jantan. 😛

Oiya, Dieng juga punya jenis buah yang katanya hanya ada dua di dunia. Di pegunungan himalaya dan di Dieng. buah itu bernama Carica. Sebenarnya Carica ini termasuk dalam jenis buah pepaya, namun dengan bentuk yang lebih kecil. Jika kita mengunjungi pusat oleh-oleh di Dieng, kita akan menemukan banyak olahan makanan yang terbuat dari Carica.

mie ongklok dieng

Tips Berwisata Ke Dieng
Yang pasti jika kamu mempunyai rencana mengunjungi Dieng, hal yang paling wajib kamu bawa adalah jaket super tebal, kaos tangan, kaos kaki berlapis-lapis, syal apalagi jika kamu mengunjungi Dieng di bulan-bulan puncak dinginnya Dieng. Namun di bulan-bulan di mana puncak dingin Dieng terjadi pada titik paling rendah, justru kita akan di jamin mendapatkan indahnya sunrise di pagi hari, tidak seperti bulan-bulan lain yang bergantung pada faktor keberuntunganKita juga bisa mengunjungi Dieng ketika berbagai festival sedang di gelar di sana. Pastinya akan lebih menyemarakan suasana jalan-jalan kita.

Obyek Wisata Dieng
Kompleks Candi Arjuna
Candi GatutKaca
Museum Kailasa
Telaga Warna
Telaga Pengilon
Kawah Sikidang
Goa Semar
Goa Sumur
Goa Jaran
Batu Semar
Tuk Bimalukar
Pusat Oleh-oleh Trisakti
Sunrise di Bukit Sikunir

Kawah dieng

Pada tulisan selanjutnya, nanti saya coba share pengalaman serunya mengunjungi beberapa tempat wisata dieng di atas ya.. :)

 

 



Rekomendasikan Artikel Ini ?

Gungun Septian

Bukan Ustad, bukan Politisi, bukan Artis. Cuma Programmer yang hobi nulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *