0

Menyebrangi Jembatan Kereta Api Cisomang, Bandung

Tidak seperti biasanya, pada libur imlek tahun 2014 kemarin, saya memutuskan untuk pulang ke Bandung dengan menggunakan media transportasi Kereta Api. Tol Cipularang arah Bandung yang sedang amblas karena longsor memaksa saya harus mencari alternatif transportasi lain. Jujur, selama hampir 7 tahun saya di Jakarta, ini adalah kali pertamanya saya menggunakan transportasi Kereta Api untuk pulang kampung. Biasanya saya lebih sering memilih menggunakan transportasi lain seperti Bus atau jasa travel.

Waktu keberangkatan dari Stasiun Gambir yang harunsya pukul 08.20 WIB, akhirnya molor sampai jam 09.00.  Hujan deras yang tanpa henti, selalu mengiri hampir sepanjang perjalanan pagi itu. Waktu yang harus ditempuh dari Jakarta ke Bandung dengan meggunakan Kereta Api adalah sekitar 3 Jam.

Selain karena ditemani oleh buku karya ustad Felix Siaw,  Pemandangan indah yang terhampar sepanjang mata memandang dari balik jendela kereta api sungguh membuat saya tidak pernah merasa bosan berada di dalam kereta. Hutan-hutan lebat, pohon-pohon hijau nan rindang, hamparan sawah, perkebunan. Walau ketika itu hujan selalu saja datang mengguyur, tapi ada kalanya ketika embun-embun hujan, rintik-rintik hujan menempel dari luar jendela  Argo Parahyangan membuat semakin indah dan berkesan perjalanan itu. Saya betul-betul menikmati perjalanan kali itu.

Kereta Api Jakarta Bandung

Kereta Api Argo Parhyangan, Jakarta – Bandung

Sekitar pukul 10.30 pagi, sebuah suara dari speaker yang berada disetiap sudut kereta argo parahyangan memberitahukan kepada para penumpang bahwa sesaat lagi, kereta yang kita tumpangi akan melewati jembatan kereta api tertinggi di Indonesia. Jembatan kereta api yang dimaksud adalah jembatan kereta api Cisomang.

Tidak seperti judul artikel ini, Jembatan kereta api Cisomang sebenarnya terletak di kabupaten Purwakarta, provinsi Jawa Barat. Jembatan kereta api ini termasuk salah satu yang tertua di Indonesia. Jembatan ini dibangun pada tahun 1894 dan mempunyai ketinggian hampir 100 meter.

jembatan kereta api cisomang

jembatan kereta api cisomang

 

Sangat berkesan. Karena ini adalah kali pertamanya saya menyebrangi jembatan yang ternyata penuh dengan historis.

Sebenarnya, menggunakan kereta api ini hampir satu jam lebih lambat dibandingkan dengan menggunakan media transportasi lain melalui jalur toll Cipularang, tapi ketika musim liburan tiba, jalur toll Cipularang bisa berjam-jam lebih lama lagi dibanding dengan menggunakan kereta api.

Bagi teman-teman yang ingin berkunjung ke Bandung dan belum pernah sama sekali mencoba menggunakan Kereta Api sebagai sarana transportasi menuju Bandung, saya rekomendasikan untuk mencoba menggunakan media Kereta Api. Kita benar-benar akan merasakan pengalaman dan kesan yang berbeda dibanding biasanya.



Rekomendasikan Artikel Ini ?

Gungun Septian

Bukan Ustad, bukan Politisi, bukan Artis. Cuma Programmer yang hobi nulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *